andai esok masih berwaktu lagi
Monday, 3 February 2014 | 0 letters
dalam merangkak menuju yg Satu
aku terfikir seperti tiada nilai menghargai dalam jiwa ini
tiada nilai mensyukuri dalam jiwa ini
aku diberi bahagia ,rezeki dan harta untuk mencukup kan diri
jasad masih tamak dengan pelukkan harta dunia .
terlalu lali dengan tipu daya dunia .
andai masih di sempat kan waktu untuk aku .
masih berpeluang untuk aku berjihad untuk diri ?
dalam menegakkan agama yg suci dalam diri sendiri
mengistiqomah kan diri .mentarbiyyah hati dan diri ,
untuk menyusuli jalan yang di redhai .
andai masih di sempat kan waktu untuk aku
masih kah aku mencari cari keindahan dunia?
sementara bazakhah sudah menanti .
untuk memamah jasad ini,
andai masih disempatkan waktu
izin kan aku pulang kepada Mu dalam
pulangan yang Kau redhai dan
sebaiksebaik pengembalian aku kepada Mu
ya rabbi
mawar putih
aku tenung putih nya mawar ituhijau daun daun menemani mawar itu .
kad kecil menghiasi juga .
jambakkan itu di saluti plastik lut sinar .
aku tenung lagi
masih putih dan bersih .
tiada kotoran yang berani menghinggap .
kad kecil itu masih setia ada di celahan tangkai
bunga berduri itu .
aku tenung lagi
kali ini perasaan itu kosong dan polong
aku keliru .
perasaan semalam tidak seperti hari ini
terlalu berbeza .
sama ada berkurang daya tarikan pada bunga itu
atau tawar nya hati dalam menghargai pemilik itu .
hmm.
puisi hati karut
fikiran melayang
memutar awan
paksi berputar
melayang layang
fikir dalam kotak
pandang dalam jiwa
dengar celah naluri
bau harum kasturi
hati bekerja ,iman menyusuri
langkah terhenti ,
memerintah kerajaan hati
daerah mana yang perlu di takluki .
yg di pegang dengan takdir cinta di hati .
*dari puisi yg karut ini ,aku tak thu apa yg cuba aku sampai kan .mungkin mesej yg ingin disampai kan ialah "seseorang yg indah sedang melangkah menyambut hati kita ,tanpa kita mencari " jodoh -mungkin :)
perhati
seakan terhenti ruang rongga dan nafas aku
melihat jujur tutur nya .
sesak diri ini menghampar dingin hari
apabila setiap gerak laku ku di perhatikan
menyesakkan jasad aku setiap tingkah diri
di perhati .
hentikan !